Pemakzulan! Gak Peduli , Gak Ngaruh ( Sama Saja!)

2 Mar 2010

“Gak peduli , ‘gak ‘ngaruh !! ” , suatu ungkapan yang terkesan apatis . Tapi ungkapan tadi adalah pernyataan yang umum dari kebanyakan masyarakat Indonesia tentang wacana pemakzulan beberapa pejabat tinggi negar yang santer terdengar dari kancah politik Indonesia, dan di ekspos di semua media massa.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat yang terhormat memang sedang membuat PANSUS mengenai kasus bank Century. Sebagian anggota dewan berkesimpulan bahwa telah terjadi kesalahan penyalahgunaan wewenang dan prosedur dari pejabat tinggi berwenang dalam mem bail out bank Century , sehingga pejabat berwenang tersebut harus bertanggung jawab dan perlu di makzulkan.

Berikut beberapa komentar dari masyarakat Indonesia menanggapi wacana pemakzulan beberapa pejabat tinggi negara …

Sang Petani berkomentar , ” Aah..gak pengaruh bagi saya siapa yang jadi pejabat di sana , mau ganti kek..mau tetap kek…yang penting harga pupuk bisa turun . Sawah dan padi saya mudah-mudahan juga tidak kena banjir dan hama , biar panenan nya bagus”

Sang Nelayan berkomentar , ” Kalau kami sih , siapa saja boleh memimpin negeri ini . Yang penting harga solar turun supaya biaya melaut gak tinggi , terus kapal kapal besar yang pakai pukat gak be operasi lagi di dekat daerah melaut kami !!”

Sang buruh berkomentar, ” aduh,capek deh ngelihat pejabat di atas sana… Sekarang saya lagi pusing mikirin kontrak kerja saya yang tinggal 1 bulan lagi, di perpanjang atau tidak ? kalau saya sampai keluar kerja bagaimana nasib anak istri saya ? “

Sang Pengangguran berkomentar , ” Pemimpin kita di ganti..sama saja !! Ga terlalu peduli saya siapa yang menjabat.. Mikirin nyari kerjaan saja susaah minta ampun. Saya aja yang sarjana gak dapat-dapat kerja , bagaimana yang lulusan SMA yach ?? Mau buka usaha modal nya gak ada ! Jadi malu sama keluarga , teman , tetangga nich..eeh ngomong-ngomong ada info lowongan kerja gak ???”

Sang pedagang kaki lima berkomentar , ” Iya ..saya sudah lihat para pejabat di sana main kejar-kejaran siapa yang salah … kayak saya saja kucing-kucingan sama Satpol PP , takut lapak saya ditangkap dan dan diangkut . Kalau dagangan saya diangkut nebusnya mahal , bisa habis modal saya “

Sang Pedagang warung kopi berkomentar , ” Seru ya pejabat-pejabat itu debat di Tv . saya taruh saja Tv di warung saya biar rame yang datang dan nonton debat pejabat di TV. Beneran jadi rame deh warung saya sama orang-orang . Tapi penghasilan sih sama saja . Habisnya banyak yang ngutang nih orang yang ke warung saya. Maklum yang ke warung saya kebanyakan tukang ojek , timer , sama pengangguran”

Sang ABG berkomentar , ” aduh ni Tv beritanya ngomongin apa sih …Trus ada rapat yang muter-muter kok di siarin langsung yach…Siapa sih yang mau dimakzulin ? eeh makzul itu apaan sich ? aah..ga asyik nih ..matiin aja nih Tv , mendingan main Face Book aja deh..seruu..”

Sri Gayatri cs berkomentar , ” Kami gak peduli kalau ada pejabat yang di ganti…Yang penting uang kami di bank Century di ganti secepatnya…titik !!! kok jadi ribet begini ??? “

Masih banyak lagi komentar-komentar yang lain dari rakyat di negeri ini. Semua komentar rakyat pada intinya adalah siapapun yang memimpin bangsa ini , rakyat Indonesia hanya ingin para pejabat negara dapat memperhatikan kesejahteraan hidup mereka, tidak hanya sibuk berebut kekuasaan.


TAGS my mind


-

Author

Follow Me