Tulisan Misterius di Dinding Museum Sejarah

18 Apr 2011

Suasana ramai di Museum Sejarah Kota Tua(Museum Fatahillah) dikala kunjunganku pada akhir pekan membuat diriku bangga jadi pecinta sejarah. Ini menandakan bahwa museum dapat menjadi obyek wisata yang ramai dikunjungi bila sisi marketing dikelola dengan baik dan serius,seperti yang telah dilakukan tim marketing Mystery of Batavia.

Namun sayang,mental bangsa Indonesia sangat memprihatinkan dalam menghargai kekayaan peninggalan sejarah. Ini saya lihat langsung dengan kedua mata saya saat berkeliling menjelajahi sudut-sudut Museum Sejarah. Entah apa yang ada dibenak para kaum Vandalis,yang tanpa rasa bersalah mencorat-coret dinding ruang bawah tanah Museum Sejarah. Ini membuat saya gundah. Menurut saya aksi vandalisme ini perbuatan seseorang yang bermental bobrok.

Sejenak kegundahanku berkurang setelah melihat interactive animated performance dari Teater Koma. Semakin berkurang rasa gundah sewaktu saya melihat mural yang eksotis karya seniman Harijadi Sumodidjojo. Mural yang menggambarkan situasi Batavia dikurun 1880-1920 ini menggiring imajiku terbawa kedalam suasana Batavia tempo dulu. Mataku bergairah mencari-cari Stasiun Meester,Harmoni,Kota,Pelabuhan Sunda Kelapa,Tanjung Priok,Pecinan,dan Pintu Gerbang Amsterdam di dalam mural (menurut brosur panduan Museum yang kubaca ini ada di dalam mural)

TULISAN MISTERIUS YANG KUTEMUKAN ITU

Mataku lekat menatap gambar Sersan Marsose Thomas Xaverius Makatita,sang Hiu Pemburu yang sangat keji,di pojok kiri arah jam 11 dari pintu masuk ruangan kamar. Akupun terkagum-kagum melihat suasana pesta di kediaman controleur Ruud Van Breukelen yang tergambar di mural.Saya makin bergairah mengelilingi mural bersejarah ini. Sampai suatu saat saya terkejut menemukan sebuah tulisan tertoreh di mural,disudut kanan arah jam 1 dari pintu masuk ruangan,di antara dua pintu merah. Otak saya berpikir coba menelaah makna tulisan misterius ini. Setelah menelaah tulisan ini,diriku geram dan kesal bukan main. INI VANDALISME ! Tulisan SMP 2 yang terdapat di mural menurut saya bukan bagian asli dari mural. Setahu saya diera Batavia tempo dulu nama sekolah itu HIS,bukan SMP.

vandalisme

Aksi vandalisme di mural bersejarah ini bikin saya terheran-heran. Bagaimana bisa dengan mudahnya aksi vandalisme dilakukan ditempat yang sarat sejarah? Padahal di sepanjang mural ‘Batavia 1880-1920′ sudah diberi pembatas,agar pengunjung tidak menyentuh dinding mural.

MENCEGAH VANDALISME

Tulisan misterius di mural Museum Sejarah tadi ,yang ternyata sebuah aksi vandalisme,mencuatkan fakta bahwa peninggalan-peninggalan bersejarah di Indonesia tidak dilindungi secara optimal,baik oleh pemerintah maupun oleh rakyat Indonesia itu sendiri. Apa yang pernah saya baca dan tonton tentang rusak dan hilangnya koleksi beberapa museum di Indonesi, ternyata bukan sekedar isapan jempol. Terkait dengan tulisan ‘asing’ yang terdapat di mural kamar rahasia Museum Sejarah tadi, ini bisa terjadi karena beberapa hal.

Menurut pengamatan saya,sewaktu saya mengunjungi Museum Sejarah pada akhir pekan itu,terlihat kurangnya pengawasan dari pengelola/penjaga museum. Tampak hanya segelintir(bahkan nyaris tak ada) penjaga museum yang mengawasi titik-titik keramaian di sekitar Museum Sejarah,padahal saat akhir pekan jumlah pengunjung museum membludak hingga ratusan atau ribuan orang. Saya rasa POLISI PARIWISATA (yang tak kelihatan pada waktu saya berkunjung) harus ditempatkan di obyek wisata bersejarah yang ramai dikunjungi pada saat akhir pekan.

Yang saya amati juga,di area ruang rahasia Mural Museum Sejarah tadi,tidak terlihat(sepanjang pengamatan saya) ada CCTVdisana. Mungkin karena sesuatu hal CCTV ini tidak bisa dipasang diruangan itu,tapi saya rasa CCTV ini sangat penting sekali ditaruh disana,untuk mengawasi orang-orang iseng kaum vandalis.

Harapan saya dimasa mendatang vandalisme ditempat bersejarah tidak terulang lagi. Apakah hukum Indonesia sudah mengatur tentang aksi vandalisme saya kurang tahu dan awam ,namun semoga saja ada hukum yang mengatur tentang hukuman bagi pelaku perusak dan pencuri benda-benda bersejarah di Indonesia.

BACA JUGA TULISAN TERKAIT:


TAGS Inspirasi untuk Indonesia my mind SHARING misteri Kota Tua Vandalisme


-

Author

Follow Me