Mengenal Tipologi Dasar Manusia untuk Pengembangan Potensi Diri

10 May 2011

Siapapun kita,pasti memiliki potensi diri yang dapat dikembangkan. Tidak ada seorangpun yang ingin gagal,sehingga wajar apabila setiap pribadi apapun profesinya cenderung mengharapkan dirinya lebih mampu mengembangkan potensi dirinya,dan mampu menjalankan perannya secara lebih baik.

Salah satu cara untuk mengetahui apakah kita telah mencapai perkembangan diri secara optimal atau mencapai pribadi yang sukses dan mantap adalah dengan mengenal diri sendiri,dalam artian memperoleh pengetahuan tentang diri sendiri dengan menyadari kekuatan dan kelemahan pada dirinya.

Untuk mengetahui kelemahan dan kekuatan diri sendiri,kita harus mengenal dulu dimensi tipologi manusia. Seorang ahli psikologi ternama David Keirsey telah mengembangkan sebuah modul instrumen tes psikologi yang membagi tipologi manusia menjadi 16 dimensi(tentang modul instrumen ini akan saya tulis lengkap di postingan berikutnya)

Manusia itu sendiri mempunyai 8 dimensi tipologi dasar,yakni:

psiko

# EXTROVERTION <–> INTROVERTION (E : I )

Orang-orang extrovert adalah orang-orang yang senada dengan kebudayaan dimana dia berada. Seorang extrovert cenderung mempunyai sifat : terbuka,blak-blakan,senang bergaul dengan siapa saja,mendapat motivasi dari hasil berinteraksi dengan orang lain. Seorang extrovert tidak dapat hidup tanpa orang lain,senang bekerja dengan orang lain,cenderung kurang independen,dan senang memperhatikan hal-hal diluar dirinya. Kelemahan seorang extrovert yakni membutuhkan perubahan dan variasi setiap saat,cenderung impulsive(meledak-ledak),kurang dapat bekerja secara mandiri,dan ada kecenderungan tak bisa bekerja tanpa bantuan orang lain.

Sedangkan orang intovert cenderung sifat perilakunya : senang bekerja sendiri dan agak tertutup secara sosial,tenang mengambil keputusan terlepas dari kendala-kendala yang ada,independen,bekerja dengan ide-ide,berhati-hati terhadap generalisasi,berhati-hati sebelum berbuat. Kelemahan-kelemahan yang ada pada seorang introvert adalah: menghindari orang lain sehingga sulit dimengerti oleh orang lain,mutlak memerlukan ketenangan untuk bekerja,sering kehilangan kesempatan,dan tidak suka diinterupsi.

# INTUITION <–> SENSATION (N : S )

Intuition adalah perilaku yang lebih menitikberatkan pada dorongan naluri(firasat) atau intuisinya. Ciri-ciri orang intuitif adalah:

  • Menyukai kemungkinan-kemungkinan,teori-teori,hal-hal makro,penemuan-penemuan dan hal-hal baru
  • Mempunyai daya imajinasi tinggi
  • Memandang dirinya seorang yang inovatif dan bisa melihat ke depan
  • Kadang-kadang punya gagasan baru yang sebelumnya belum terpikirkan oleh orang lain
  • Dengan mudah bisa menyelesaikan masalah walaupun dirinya cenderung membuat masalah
  • Menangani hal-hal yang ruwet,menjabarkan ide-ide baru
  • Cenderung memperhatikan masa yang akan datang

Kelemahan -kelemahan yang ada pada seorang intuitif adalah:

  • Ada kecenderungan senang membanggakan diri sendiri
  • Spekulatif
  • Kurang sabaran dengan yang membosankan
  • Kurang memperhatikan hal-hal yang aktual dan praktis
  • membiarkan hal-hal terkini terlepas dari ingatan
  • Ada kecenderungan tergesa-gesa dalam mengambil keputusan

Sensation adalah perilaku yang lebih menyukai hal-hal yang konkret,nyata,faktual,tersusun,dan teraba. Ciri-ciri orang bertipe sensation adalah:

  • Senang hal-hal mikro
  • Memikirkan kondisi saat ini
  • Mengingat hal-hal yang kecil dan faktuil
  • Bekerja dengan hal-hal kecil yang membosankan
  • Berhati-hati dan sistematis

Kelemahan-kelemahan yang terdapat pada seorang bertipe sensation adalah :

  • Kehilangan jangkauan menyeluruh dalam berpikir,kurang mempercayai intuisi
  • Tidak menjabarkan hal yang baru
  • Mengalami frustasi terhadap yang ruwet
  • Memilih tidak membayangkan hari esok

# THINKING <–> FEELING

Orang bertipe thinking lebih menitikberatkan pada pertimbangan pemikiran dalam melakukan sesuatu. Ciri-ciri orang bertipe thinking adalah:

  • Cenderung bertindak logis,kritis,objektif dan sesuai dengan kaidah-kaidah/aturan yang ada
  • Teratur,berkemampuan kritis,adil,dan kokoh
  • Dalam mengambil keputusan didasarkan pada data dan fakta yang ada

Kelemahan-kelemahan yang ada pada orang bertipe thinking adalah :

  • Kurang memperhatikan perasaan orang lain
  • Kurang mengerti nilai-nilai orang lain
  • Kurang berminat terhadap perdamaian
  • Kurang berminat membujuk dan menunjukkan rasa belas kasihan terhadap orang lain
  • Ada kecenderungan mengambil keputusan dengan data yang kurang
  • Suka menilai sesuatu
  • Dikendalikan tugas atau rencana
  • Tidak menginginkan pekerjaannya diinterupsi

Orang-orang bertipe feeling membuat keputusan tentang perikehidupan manusia,kejadian-kejadian dan benda-0benda atas dasar rasa empati(tepo seliro),kehangatan,dan nilai-nilai pribadi. Kecenderungan ciri-ciri orang bertipe feeling adalah:

  • Mempertimbangkan perasaan orang lain
  • Mengerti akan kebutuhan dan nilai-nilai
  • Berminat terhadap perdamaian
  • Membujuk dan mendorong orang lain berbuat positif

Adapun kelemahan orang bertipe feeling adalah :

  • Kurang dikendalikan olrh logika
  • Tidak objektif
  • Kurang teratur
  • Terlampau menerima
  • Mendasarkan kebenaran pada perasaan

# JUDGING <–> PERCEIVING

Orang bertipe judging suka mendasarkan diri pada penilaian. Ciri-ciri orang bertipe judging adalah:

  • Bertindak tegas
  • Berorientasi pada pemenuhan tugas yang dipikulnya
  • Memutuskan secara tegas,merencanakan sesuatu
  • Suka mengatur dan menguasai
  • Memiliki prinsip yang kuat

Kelemahan yang terdapat pada orang bertipe judging adalah:

  • Keras kepala
  • Kaku
  • Dikendalikan oleh tugas atau rencana
  • Suka menilai sesuatu
  • Tidak menginginkan pekerjaannya diinterupsi
  • Ada kecenderungan mengambil keputusan dengan data yang kurang

Seorang perceiver(pengamat) adalah seorang penghimpun ,ingin mengetahui lebih banyak sebelum memutuskan. Kecenderungan orang bertipe perceiver adalah :

  • Berkompromi
  • Melihat semua segi persoalan
  • Luwes,dapat menyesuaikan diri
  • Memutuskan berdasarkan semua data
  • Tidak mudah menyatakan/memutuskan

Kelemahan yang ada pada seorang perceiver adalah :

  • Kurang teratur
  • Mudah beralih perhatiannya dari tugas
  • Kurang bisa menyelesaikan proyek
  • Agak peragu

Itulah delapan dimensi tipologi dasar manusia. Dari kedelapan dimensi watak manusia tersebut,David Keirsey mengklasifikasikan lagi menjadi 16 tipologi manusia yang membedakan perilaku-perilakunya

CONTINUE…..

Next : 16 Tipologi manusia berdasarkan perilakunya

Ilustrasi :(from Google)


TAGS Inspirasi untuk Indonesia SHARING Pengembangan potensi diri


-

Author

Follow Me