Hemat Energi Membantu Menyelamatkan Bumi

7 Jun 2011

Gue termasuk orang yang concern dengan isu penyelamatan lingkungan. Gue bukan hanya sekedar menyebarkan isu kepada orang-orang supaya sadar akan lingkungan,tapi gue juga melakukan aksi dari diri gue sendiri untuk menyelamatkan bumi . Salah satu upaya terkecil gue untuk membantu menyelamatkan bumi adalah menggunakan energi listrik dengan hemat. Salah satu caranya adalah menggunakan lampu yang hemat energi.Salah satu lampu yang hemat energi adalah lampu berjenisLED (Light-Emitting Diode). Lampu jenis LED ini turut memberikan kontribusi upaya yang ditujukan untuk melawan perubahan iklim. Produk-produk energi yang ramah lingkungan hemat akan membantu mengurangi emisi gas rumah kaca di bumi. Gas rumah kaca tersebut termasuk karbon dioksida metan dan asam nitrat yang semuanya berkontribusi terhadap degradasi suasana dan pengembangan bahaya seperti pemanasan global.

929000183701-rtp-global-001_highresDibandingkan dengan bola lampu biasa atau bahkan bohlam CFL yang tidak bermutu, lampu jenisLED menawarkan penghematan energi lebih besar daripada jenis lampu lain.Lampu ini menggunakan energi lebih rendah, dan menghasilkan panas lebih kecil dari bohlam standar,memancarkan jumlah yang jauh lebih rendah dari panas sehingga menghasilkan lebih sedikit panas di rumah Anda.Sama seperti suhu di rumah Anda naik ketika Anda menghidupkan oven itu akan meningkat jika Anda menggunakan lampu yang banyak memancarkan panas . Beberapa keunggulan menggunakan Lampu LED adalah :

# Menghemat uang dan energi dengan lampu LED. Umumnya LED membutuhkan 0,1 Watt. Konsumsi yang sangat rendah ini mempunyai arti biaya listrik yang menurun drastis (biaya listrik untuk pencahayaan dapat turun 7-10 kali lipat!).

# Umur pakai rata-rataLED adalah 100.000 jam! Sebuah lampu LED biasa bias bertahan sampai 50.000 jam. Hal ini berarti lampu tersebut bias dipakai selama 10 tahun jika dipakai 12 jam sehari. Bandingkan dengan lampu pijar yang hanya bertahan 500-1000 jam, lampu halogen yang hanya bertahan 2000 jam dan lampu neon yang hanya bertahan 10.000 jam.

# Umur pakai yang sangat panjang dari lampu LED akan menghapus semua biaya perawatan anda. Anda tidak perlu lagi mengganti lampu selama bertahun-tahun.

# LED mengubah hampir semua energi menjadi cahaya, menjadikannya sumber cahaya yang sangat efisien. LED membangkitkan hanya 30% panas disbanding teknologi pencahayaan biasa. Dengan panas yang rendah, LED aman untuk disentuh dan tidak menghasilkan sinar UV yang berbahaya.
# LED ramah lingkungan dan dibuat dari bahan yang tak beracun, tidak seperti lampu neon yang mengandung raksa

LED memiliki 4 macam warna yang kasat mata, yaitu merah, kuning, hijau, dan biru. Untuk menghasilkan sinar putih yang sempurna, spektrum cahaya dari warna-warna tersebut digabungkan. Yang paling umum dilakukan adalah penggabungan warna merah, hijau, dan biru, yang disebut RGB. Sampai saat ini, pengembangan terus dilakukan untuk menghasilkan lampu LED dengan komposisi warna seimbang dan berdaya tahan lama.

Keunggulan dan kelemahan lampu LED sama dengan yang terdapat pada LED itu sendiri. Namun, manfaatnya terasa dalam menekan pemanasan global dan mengurangi emisi karbon dunia. Lampu ini berasal dari bahan semikonduktor, jadi tidak diproduksi dari bahan karbon. Bila lampu LED digunakan di seluruh dunia, total energi listrik untuk penerangan dapat berkurang hingga 50%. Selisih emisi karbon yang dihasilkan dunia bisa mencapai 300 juta ton per tahunnya. Untuk menekan pemanasan global, hal sekecil apapun dapat membawa perubahan besar, bukan?

Jadi kalau kamu mau hemat,pengeluaran nggak bengkak karena bayar tagihan listrik yang gede, buruan aja deh pakai lampu jenis LED. Sekalian kamu membantu menyelamatkan bumi dari gas rumah kaca.


TAGS Inspirasi untuk Indonesia love nature Go green Save Energy Lampu LED


-

Author

Follow Me