Di tengah keriuhan pesta,di tengah semarak kembang api,di tengah dentuman suara musik,gue merasa semua selebrasi tahun baru ini begitu mengerikan. Banyak orang bersuka ria seolah esok hari meraka akan hidup abadi. Entahlah,mungkin imajinasi gue yang terlalu tinggi,gue hanya berpikir bisa jadi tahun 2012 ini adalah tahun terakhir kehidupan gue.
Di dalam pikiran gue berulang-ulang terngiang tahun terakhir dalam Kalender Maya. Gue bukan kena fobia karena efek menonton film ‘2012′ yang mengisahkan kehancuran dunia. Gue bukan juga terjangkit skizofrenia karena shock melihat lautan manusia yang berkumpul di jalan-jalan hingga menutupi hitamnya aspal jalanan.
Bila tahun 2012 ini diramalkan bangsa Maya sebagai tahun terakhir bagi umat manusia, gue pribadi tak percaya 100%. Tapi gue percaya,bisa jadi ini tahun terakhir dalam kehidupan gue atau kehidupan mereka. Mungkin bulan depan,minggu depan,atau besok hari,kita akan menjalani kehidupan terakhir di bumi ini.
Silahkan bersuka cita,silahkan berpesta,silahkan tertawa terbahak-bahak,tapi berbuatlah yang terbaik untuk TUHANmu,untuk keluargamu,untuk sahabatmu,untuk sesamamu,untuk alammu, mumpung kita masih bisa bernafas.
(Ilustrasi: taken from iroconk.co.cc)






















Om Yoswa bikin orang rajin ibadah nih artikelnya hahaa.. aduh udah lama ga baca blognya om yoswa
Aduh, merinding ngebacanya
serahkan semuanya pada Sang Pencipta…kalau memang harus musnah ya musnah tidak perduli kapan waktunya…
saya juga gak percaya dgn kalender itu. tapi paling tidak menjadi pengingat bagi iman kita. thanks for sharing
Wah, postingannya nusuk banget nih.
Masih banyak hal yang perlu saya perbaiki dalam kehidupan ini.
Ah, kalo tahun ini akhir zaman, mampuslah saya
terlepas dari benar tidaknya ramalan itu, tidak penting, yang penting adalah kita selalu melakukan yang terbaik dalam kehidupan ini selagi masih diamanahi nafas oleh Sang Pemilik Kehidupan.
Matilah dalam damai, dalam keimanan…
Beribadahlah seolah-olah kita akan mati besok.
ya Allah jangan sampai terjadi dengan hal itu