SOTOJI - Soto Jamur Lezat,Kaya Serat dan Protein Nabati

5 Mar 2012

Setiap hari saya terbiasa sarapan pagi sebelum memulai aktifitas.Sayajarang membuat sarapan pagi sendiri,lebih sering membeli makanan siap santap yang saya beli di pedagang makanan sekitar komplek rumah.Kalaupun saya sedang mood bikin sarapan sendiri,biasanya saya masak nasi goreng, karena nasi goreng makanan yang paling mudah dimasak.Salah satu menu sarapan favorit yang sering saya beli di pedagang makanan adalah soto plus nasi.

Pada suatu hari saya mendapat kiriman soto instan merk Sotoji dari sahabat blogger Depok .Sebagai penggemar soto,tentu saja saya sangat senang menerima kiriman ini.

Pertama kali melihat bungkusnya,Sotoji berhasil memikat hati saya untuk segera menikmatinya. Inilah pengalaman pertama saya melihat soto dikemas dalam bentuk makanan instan.

sotoji1

Di bagian depan kemasan tertulis Sotoji merupakan soto jamur instan. Setelah saya melihat bagian belakang kemasan bahwa Sotoji menggunakan sohun dan jamur tiram sebagai komposisi utama,saya langsung tahu bahwa Sotoji merupakan makanan instan yang bergizi,karena dua bahan pokok yang terdapat pada Sotoji yakni sohun dan jamur tiram,merupakan bahan makanan yang kaya serat dan protein nabati.

Soto Tofu Udang Sotoji ala Chef Yoszca

Tampang saya memang kurang meyakinkan sebagai seorang yang handal berkreasi di dapur,tapi sebenarnya saya lumayan piawai mengolah masakan,maklum saya ini mantan master chef :D

Pada suatu minggu pagi yang cerah dan indah,saya merasa lapar berat. Saya langsung teringat untuk mencicipi Sotoji. Kebetulan di dalam kulkas ada udang dan tahu,saya lalu mencoba mengolah bahan makanan yang ada.

sotoji-kuah

Bahan Masakan Chef Yoszca: Sotoji+Tahu Putih+Udang+Tomat+Cabe Rawit

Di dalam kemasan Sotoji terdapat Sohun,Jamur Tiram Goreng,Bumbu,Minyak Soto,dan Cabe Bubuk. Sambil merebus sohun dan jamur tiram goreng,saya mempersiapkan bumbu dan minyak soto ke dalam mangkok kaca.

soto

bumbu-sotoji

Bumbu dan minyak sotoji dimasukkan dalam mangkok

Untuk mencoba variasi rasa Sotoji,sengaja saya memasak 2 bungkus Sotoji. Satu mangkok saya buat original tanpa tambahan bahan makanan lainnya,dan satu mangkok lainnya saya olah bersama udang,tahu,dan tomat(saya namai Soto Tofu Udang Sotoji)

Sotoji original ala Chef Yoszca

Sotoji original ala Chef Yoszca

sotoji-komplit

Soto Tofu Udang Sotoji ala Chef Yoszca

Setelah puas mengolah dan menikmati soto jamur instan Sotoji,saya coba berbagi pengalaman pertama saya dengan Sotoji.

Desain dan Label Sehat Kemasan Sotoji

Secara visual gambar semangkok soto yang terdapat pada kemasan Sotoji cukup memikat mata orang untuk membeli dan menikmati Sotoji. Menurut pengamatan saya,yang perlu sedikit diubah dari gambar soto di kemasan Sotoji yaitu tata letak irisan jamur. Sebaiknya irisan jamur pada gambar semangkok soto tadi ditaruh agak ke depan gambar. Hal ini untuk lebih memantapkan brand image Sotoji adalah soto jamur instan. Dan di sekitar gambar semangkok soto ini sebaiknya kata ’saran penyajian’ ditaruh. Bukan diletakkan di sisi kanan bawah kemasan Sotoji. Hal ini untuk lebih menjelaskan kepada konsumen bahwa potongan telur,irisan jeruk nipis,irisan cabai,dan coliander leaves pada gambar di kemasan Sotoji adalah rekomendasi terbaik dalam mengolah Sotoji.

Sepengetahuan saya,setiap produk makanan instan yang beredar di Indonesia harus mendapat ijin pendaftaran dari BPOM(Badan Pengawas Obat dan Makanan). Pada kemasan Sotoji yang saya terima,saya hanya melihat tulisan Sotoji terdaftar di Depkes(Departemen Kesehatan) pada produk makanan industri rumah tangga(P-IRT). Sebagai konsumen,saya sangat menganjurkan produsen Sotoji(dalam hal ini PT.TRI RASTRA SUKSES SEJAHTERA) untuk segera mengurus pendaftaran Sotoji di BPOM. Hal ini merupakan salah satu bentuk layanan kepada konsumen yakni perasaan aman dalam mengkonsumsi Sotoji. Jika Sotoji berhasil terdaftar di BPOM,niscaya kelak akan lebih mudah mendapatkan label SNI(Standar Nasional Indonesia),yang akan memantapkan Sotoji sebagai produk makanan yang berkualitas tinggi.

Pada kemasan,komposisi informasi nilai gizi pada Sotoji sudah cukup baik dijelaskan. Sedikit usul dari saya,agar lebih ciamik komposisi gizi jamur tiram lebih diperinci ,misalnya mengandung vitamin tertentu,juga mengandung protein dan asam amino tertentu yang bisa mencegah hiperkolesterol,supaya ada nilai lebih bahwa Sotoji adalah produk soto instan jamur yang kaya serat,protein nabati,dan gizi dibandingkan dengan produk kompetitor sejenis.

Yang sangat bagus pada kemasan Sotoji adalah pencantuman label segitiga PP 05 dan label gelas dan garpu. Label segitiga PP 05 ini adalah kode plastik jenis PP(Polypropylene)bahan plastik terbaik yang aman untuk kemasan untuk makanan dan minuman,sedangkan lambang gelas dan garpu adalah lambang food grade yang menandakan wadah untuk mengemas makanan tersebut aman buat makanan dan minuman.Jadi kemasan plastik dan wadah alumunium bumbu yang digunakan produsen Sotoji aman bagi konsumen.

product-sotojiDan layanan konsumen yang diberikan produsen Sotoji sudah cukup bagus,karena mengikuti era layanan digital,dimana konsumen Sotoji dapat menghubungi customer service melalui email suarakonsumen@sotoji.com,berbeda dengan kebanyakan layanan konsumen dari produk sejenis Sotoji yang masih menggunakan format PO.BOX. Sotoji juga bisa dibeli melalui pemesanan lewat website www.sotoji.com .Sedikit yang harus dibenahi dalam form pemesanan Sotoji lewat website yaitu belum adanya keterangan harga jual Sotoji,semoga segera hal ini segera dibenahi oleh pengelola website Sotoji.

Rasa Soto Jamur Sotoji yang ‘Nendang’

Menganai rasa Sotoji,saya tadi telah memilah dua olahan Sotoji yang berbeda,satu olahan Sotoji original dan satu lainnya soto olahan Sotoji dengan tambahan bahan makanan lainnya. Pada rasa soto olahan original sangat terasa ‘nendang’ rasa kaldu jamur dalam soto,tanpa ada tambahan rasa kaldu ayam atau kaldu sapi pada kuah. Bagi penikmat makanan vegetarian,saya sangat rekomendasikan sajian Sotoji original ini.

Sedangkan buat penikmat makanan non-vegetarian,untuk menambah kenikmatan kuah soto saya rekomendasikan untuk ditambahkan bahan seafood ,misalnya udang.

Setelah direbus 2 menit sesuai dengan saran memasak pada kemasan Sotoji,tekstur sohun cukup lembut untuk dimakan. Bagi yang tidak terbiasa dengan makanan yang agak kenyal,saya rekomendasikan agar irisan jamur direbus dahulu 2 menit lebih awal dari sohun. Sedangkan bumbu Sotoji sangat sehat untuk dikonsumsi karena menurut kasat lidah saya ,bumbu Sotoji minim menggunakan MSG(vetsin).

Bagi kamu yang gemar makan soto,sekarang kamu bisa dengan mudah membuatnya sendiri di rumah,karena ada Sotoji - soto jamur instan lezat yang kaya serat dan protein nabati. Cukup direbus beberapa menit,Sotoji langsung dapat dinikmati menemani keceriaan hidupmu :D


TAGS SOTOJI Sotoji lezat bergizi Sotoji kaya serat dan protein nabati


-

Author

Follow Me