Menanti Lahirnya Ratu Tenis Baru Jerman Di Ajang Grand Slam

6 Jul 2013

Wimbledon 2013 bakal melahirkan juara baru setelah di partai final terjadi duel antara dua petenis putri yang berperingkat di luar 10 besar dunia, Marion Bartoli vs Sabine Lisicki.

e358401607bea5b4559d11be52c4be6f_bartoli-vs-lisicki-wimbledon-final-2013

Kedua petenis ini sebelumnya tak terlalu diunggulkan bisa mencapai partai final. Sebelum Wimbledon 2013 dimulai, dua petenis putri terbaik saat ini, Serena Williams dan Maria Sharapova dijagokan banyak pihak bakal bertemu di partai puncak.

Bagi Marion Bartoli yang kini berada di peringkat 15 dunia, ini merupakan untuk kedua kalinya dia mencapai babak final Grand Slam Wimbledon. Penampilan final pertamanya di Wimbledon diukir pada tahun 2007 silam, saat itu Marion Bartoli kalah dua set langsung dari Venus Willims.

Penampilan yang ditunjukkan Marion Bartoli menuju final Wimbledon 2013 sangat luar biasa dengan tak kehilangan satu set pun dari lawan-lawannya di babak sebelumnya. Penampilan Marion Bartoli itu cukup mengejutkan, di turnamen-turnamen sebelumnya di tahun 2013 ini, prestasi Bartoli sangat buruk tanpa sekalipun mampu mencapai babak semifinal di 12 turnamen yang diikutinya. Kini Marion Bartoli tinggal selangkah lagi mengukir sejarah sebagai petenis tunggal putri Prancis ketiga yang menjuarai Wimbledon setelah Suzanne Lenglen dan Amalie Mauresmo.

Namun ambisi Marion Bartoli untuk mengukir sejarah di Wimbledon bakal mendapat hadangan kuat dari petenis putri Jerman yang dijuluki ’si cantik pembunuh raksasa’, Sabine Lisicki. Hadirnya Sabine Lisiski di partai final merupakan kejutan terbesar di Wimbledon tahun ini. Petenis kelahiran Troisdorf berusia 23 tahun ini di babak-babak sebelumnya menjegal 3 petenis yang pernah menjadi jawara Grand Slam. Di babak pertama Lisicki mengalahkan eks juara Prancis Terbuka, Francesca Schiavone.Di babak ketiga Sabine Lisicki menundukkan eks juara US Open, Samantha Stosur. Dan yang paling sensasional saat di babak perempat final Sabine Lisicki mengalahkan Serena Williams yang merupakan pemegang 16 gelar juara Grand Slam.

Sabine Lisicki yang memasuki dunia tenis pro pada tahun 2006 baru lima kali berpartisipasi di ajang Wimbledon dengan prestasi terbaik sebelumnya mencapai babak semifinal tahun 2011. Sama halnya dengan Marion Bartoli, permainan Sabine Lisicki sebelum mencapai final Wimbledon ini juga kurang mengesankan. Lisicki belum sekalipun merengkuh gelar juara dari 11 turnamen yang diikutinya di tahun 2013.

Marion Bartoli yang berpengalaman tampil di final memang dijagokan banyak pihak bisa menjuarai Wimbledon 2013. Namun bila melihat perjalanan menuju final yang dibuat Lisicki, tampaknya kita bakal menyaksikan lahirnya ratu tenis baru dari Jerman yang bisa menjuarai gelaran Grand Slam. Kebetulan sudah cukup lama pecinta tenis dunia tidak menyaksikan petenis tunggal putri dari Jerman yang menjuarai turnamen Grand Slam. Ratu tenis Jerman yang terakhir kali menjadi juara di ajang Grand Slam adalah Steffi Graff saat memenangi Prancis Terbuka tahun 1999.

Jadi anda jagokan siapa yang bakal menjuarai Wimbledon tahun ini, Marion Bartoli atau Sabine Lisicki?


TAGS Wimbledon Grand Slam Sabine Lisicki


-

Author

Follow Me