Arsenal Jadi Medioker Karena Sikap Profesor Pin Pin Bo

18 Aug 2013

Segumpal kekecewaan dirasakan oleh jutaan fans Arsenal yang melihat tim kesayangannya dipermalukan Aston Villa dengan skor telak 1-3 pada laga perdana English Premier League yang berlangsung Sabtu malam di Emirates Stadium.

3f557d30e224f2217b133d43efbd0a94_arsenal-pelit

Sontak kekalahan yang diderita Arsenal ini membuat banyak fans marah dengan sikap manajemen dan manajer Arsene Wenger yang terkesan tak serius dan tak berambisi untuk bersaing dengan tim lainnya meraih gelar juara yang sudah delapan musim tak diraih Arsenal. Disaat klub lainnya berlomba untuk mendapatkan pemain baru berkualitas jempolan, Arsenal malah adem-ayem, dan hanya merekrut satu pemain muda dari klub divisi dua Prancis. Malahan Arsenal melepas banyak pemain ke klub lain. Padahal Arsenal bukanlah klub miskin ataupun sedang terlilit utang seperti Malaga atau Olympique Lyon. Malahan saat ini kondisi keuangan Arsenal sangat cukup untuk memecahkan rekor transfer termahal di Premier League pada musim panas ini.

Walaupun bukan tim favorit utama (tim favorit utama gue cuma AC Milan dan Manchester United), gue mulai mengagumi Arsenal sejak era kehebatan fantastic four Tony Adams, Nigel Winterburn, Lee Dixon, dan Steve Bould karena semangat spartan yang selalu ditonjolkan pemain-pemain Arsenal untuk meraih kemenangan atas tim lain. Gue semakin kepincut dengan Arsenal terutama pada era Bergkamp, Vieira, Pires, Ljungberg, Thierry Henry, Gilberto Silva, Jens Lehmann, dan Sylvain Wiltord membawa Arsenal berjaya. Namun entah mengapa semakin lama Arsene Wenger memegang Arsenal malahan semakin tak jelas visinya untuk meraih juara, berbeda halnya dengan apa yang telah dilakukan Sir Alex Ferguson bersama MU.

Beberapa musim terakhir, Arsene Wenger kerap menjual pemain terbaik Arsenal tanpa mengganti dengan pemain yang berkualitas sepadan. Blunder terbesar yang dilakukan Arsenal semusim lalu adalah saat melepas Robin Van Persie ke klub seteru Manchester United. Akibatnya MU dapat melenggang mulus mejuarai Premier League.

Beberapa hari lalu Arsenal menunjukkan sikap pelit membeli pemain baru saat Luiz Gustavo secara gamblang menyatakan ketertarikannya untuk memperkuat The Gunners. Namun Arsenal terkesan dengan berat hati untuk membeli Luiz Gustavo dengan harga 15 juta Euro. Padahal kondisi Arsenal terkini sedang membutuhkan gelandang bertahan berkualitas jempolan setelah Mikel Arteta harus absen lama karena dibekap cedera. Pada akhirnya Luiz Gustavo pindah ke Wolfsburg (hal yang pantas disesali Arsenal). Padahal Luiz Gustavo bukan pemain ecek-ecek. Luiz Gustavo merupakan gelandang tengah yang menjadi pemain pilar timnas Brasil saat menjuarai Piala Konfederasi 2013.

Sikap pelit Arsenal akhirnya berbuah kemalangan kalah di kandang sendiri dari Aston Villa di laga pembuka Premier League. Yang lebih menohok, di saat bersamaan Luiz Gustavo tampil menawan membawa klub barunya Wolfsburg menang telak 4-0 atas Eintracht Frankfurt. Kesialan Arsenal semakin bertambah dengan cederanya Kieran Gibbs dan Oxlaide Chamberlain saat berlaga melawan Aston Villa.

e8d2b258a1b13d67b7eb3f7f9abc8be6_wengerSeusai kalah dari Aston Villa, seperti biasa Arsene Wenger berkilah bukannya tak ingin mendapatkan pemain baru, tapi masih mencari pemain yang tepat bagi Arsenal. Banyak pihak yang mencibir pernyataan Sang Profesor (julukan Wenger) itu sebagai PHP(Pemberi Harapan Palsu).Ada sebagian orang yang mencibir bahwa sebenarnya Arsenal masih mencari pemain yang tepat yang bisa digaji murah.

Selama delapan tahun belakangan Wenger memang menjelma menjadi Profesor Pin Pin Bo (Pintar Pintar Bodoh). Pintar memoles pemain muda menjadi besar untuk dijual mahal ke klub lain, pintar mengantarkan Arsenal rutin mengikuti Liga Champions, namun bodoh karena gagal mengantarkan Arsenal merebut gelar juara.

Kabar terbaru yang dirilis oleh Real Madrid pada pagi tadi secara gamblang Carlo Ancelotti menyatakan Fabio Coentrao memaksa ingin pindah klub. Seperti yang kita ketahui saat ini dua bek kiri Arsenal sedang cedera, jadi Fabio Coentrao bisa jadi solusi yang pas buat Arsenal saat ini.

Arsenal juga harus melihat ekses hijrahnya Luiz Gustavo ke Wolfsburg yang mengancam posisi Makoto Hasebe sebagai gelandang bertahan utama Wolfsburg. Seharusnya Arsenal bisa memanfaatkan kesempatan tadi dengan merayu Makoto Hasebe bergabung, yang bisa menjadi solusi tak adanya gelandang bertahan yang dimiliki Arsenal pada saat ini. Lagi pula secara marketing bila Hasebe bergabung ke Arsenal bakal sangat bagus karena akan memperkuat pasar di Jepang. Bukankah selama bulan Juli lalu Arsenal bertanding dua kali di Jepang untuk merebut pasar di Jepang? Kalau memang benar ingin mendapatkan pemain yang pas, Arsenal harusnya berani membeli Zlatan Ibrahimovic yang selalu menjamin menghadirkan gelar juara liga buat klub yang dibelanya, daripada berlelah-lelah merayu Luis Suarez untuk hengkang dari Liverpool.

Sekarang fans Arsenal menantikan selama dua minggu ke depan saat bursa transfer musim panas ditutup, apakah Sang Profesor Pin Pin Bo Arsene Wenger dan manajemen Arsenal menepati janji untuk membeli pemain baru kelas satu dunia, atau malahan hanya membeli pemain-pemain medioker dari klub antah-berantah.


TAGS Arsenal


-

Author

Follow Me