Mendadak Ikut Kopdar Tanpa Modus

28 Aug 2013

Salah seorang peserta kopdar itu nyeletuk, “Wahh..ada apa nih bisa nyangkut jau-jauh disini? Pasti ada project gede nih si Yos disini..” itulah kata-kata yang terucap dari seorang dedengkot onliner di acara #KopdarTanpaModus yang ku alami akhir bulan Juni lalu di Bandung, gue pun hanya tersenyum lucu mendengar ucapan ini.

Pada akhir pekan lalu gue memang sedang jalan-jalan ala backpacker di Kota Kembang itu. Gue memang sengaja backpacking karena gue merasa sedang dalam titik jenuh melakukan rutinitas padat di Jakarta yang bikin spontanitas dan kreatifitas gue berkurang. Ditambah lagi harus menghadapi kemacetan yang makin parah di Jakarta, makin lengkaplah jiwa gue merasa semu.

Kalaupun libur di akhir pekan, gue biasanya menjalani rutinitas yang hampir selalu sama yakni bercinta dengan pujaan hati, hadir di berbagai acara keluarga/seremonial/silaturahmi tertentu, atau malah ‘mengendap’ seharian di kamar. Gue butuh penyegaran jiwa! Gue yakin dengan menjalani hobby dahulu yang sering gue lakukan~backpaking~ gue bakal bisa mendapatkan lagi kesegaran jiwa karena melakukan aktifitas yang berbeda. Karena jatah cuti gue sudah habis, maka gue memutuskan backpacking ke kota terdekat, Bandung. Gue tak punya agenda khusus mau pergi kemana di Bandung nanti, cuma ada tiga rencana saja yang itu pun belum pasti bakal gue jalani, yakni berkunjung ke kantor Dewa SEO, berkunjung ke rumah kerabat di Cibeureum, dan makan mie kocok di pasar Otista.

08.00- 16.00 WIB (29 Juni)

Gue berangkat dari pukul 8 pagi, kebetulan gue mendapatkan teman seperjalanan yang asyik. Kebetulan aku mendapat tempat duduk dengan lima bangku berderet. Di sebelah tempat dudukku ada tante-tante gaul yang asyik bercerita tentang kotornya pantai di Bali, bercerita tentang salah satu diskotik yang dulu ngetop kini tergusur oleh pembangunan mall di Bali, dan pastinya juga bercerita tentang kemacetan Jakarta. Saat aku bertanya dia ingin kemana, tante-tante itu hanya menjawab singkat ingin ke Cihampelas sekalian ingin makan mie kocok yang dia kangen ingin makan. Di samping tante-tante disebelahku ada tiga wanita yang sedarah keturunan Tionghoa yang terdiri dari oma,ibu, dan anak. Tampaknya ketiga wanita ini baru kali ini ke Bandung tanpa naik mobil pribadi. Si Ibu Tionghoa ini bolak-balik bertanya tentang angkot menuju Cihampelas, Dago, dan Cibaduyut.

Namun hal yang gue benci di Jakarta yakni macet ternyata menghampiri gue di perjalanan ke Kota Kembang ini. Entah mengapa sejak Bekasi hingga keluar jalan berbayar Cipularang macet luar biasa! Sempat sedikit timbul rasa bete dan penyesalan kenapa gue memutuskan backpacking ke Bandung. Matahari sudah terik dan gue melihat ke arah jam yang ada di HP waktu menunjukkan pukul 1 siang sesampainya di Leuwiliangpanjang. Perut gue sudah terasa lapar dan gue pun menanyakan tempat makan siang yang enak lewat pesan singkat kepada blogger emak-emak gaul Priangan, yang juga dewinya DEWA SEO,Mrs.Nchie Hanie, yang nomor kontaknya kebetulan ada di HPku. Mrs.Hanie membalas pesan singkatku bilang bahwa cepat datang aja ke kantornya, biar bisa makan siang bareng di salah satu spot tempat makan yang enak di dekat kantor, kebetulan dia juga belum maksi. Akhirnya tanpa pikir panjang gue pun meluncur ke kantor DEWA SEO yang terletak di salah satu pusat perbelanjaan megah di daerah Kalapa, tanpa sempat check in ke tempat penginapan.

Gue akhirnya tiba di kantor Dewa SEO sekitar pukul setengah dua siang. Pusat perbelanjaan tempat kantor DEWA SEO berada kebetulan sedang ramai saat itu. Setelah sempat nyasar ke lantai teratas di pusat perbelanjaan itu, gue pun akhirnya bersua kembali dengan Mrs.Nchie Hanie di kantornya yang minimalis tapi sejuk. Ini pertemuan ketiga gue dengan Mrs.Hanie, sebelumnya gue bersua dengan dia di salah satu acara yang diadakan Relawan TIK di STT Telkom dan di acara “Musik Syik” beberapa minggu sebelumnya di Sarinah Jakarta. Tampak tiga staff DEWA SEO sedang asyik mengerjakan tugas pekerjaan (kisah lengkap kunjungan di DEWA SEO bakal gue ceritakan detil di cerita lainnya)

Lalu gue diajak Mrs.Nchie Hanie ke restoran bernama “Warung Bu Imas” yang terletak di seberang pusat perbelanjaan kantor DEWA SEO. Kebetulan pula salah seorang blogger top di Bandung, Mr. Ade Truna juga bakal ikut nimbrung disana. Suasana “Warung Bu Imas” sangat ramai oleh pengunjung. Gue diajak oleh Mrs.Hanie ke lantai dua. Disana gue memesan makanan siang standar nasi+ayam bakar, tapi yang unik banyak sekali lalapan dan juga sambel yang disediakan free di meja makan kami. Entah karena lapar atau karena lalapan dan sambel yang gue makan enak, dengan lahap gue nambah satu piring nasi pada makan siang ini. Ternyata sambel yang gue makan dengan lahap memiliki tingkat kepedasan maksimal yang bikin lidah gue melelleh dan badan gue keringatan. Tapi gara-gara sambel yang super pedes ini bikin rasa bete gue sebelumnya karena terkena macet langsung hilang.

Sambal Warung Bu Imas yang Menggelitik Lidah

Sambal Warung Bu Imas yang Menggelitik Lidah

Sekitar sepuluh menit kemudian, muncullah Mr.Ade Truna mendapati kami yang sudah hampir selesai makan. Sambil makan siang, kami pun bercerita asyik tentang seluk-beluk internet marketing dan perkembangan dunia blogger terkini.

Sekitar setengah jam kemudian kami pun kembali ke kantor DEWA SEO. Sekitar dua jam kami di kantor yang menghasilkan produk internet marketing super keren ini. Kebetulan Mr.Ade Truna bakal ada acara nonton bareng sekitar jam enam petang, dia pun dengan ramah mengajak saya dan Mrs.Hanie untuk ikut nimbrung nonton bareng bersamanya. Saya pun menerima ajakan itu karena kabarnya acara nobar ini bakal dihadiri beberapa onliner di Bandung.

Ratu Blogger Diapit Dua Blogger Dekil :D

Ratu Blogger Diapit Dua Blogger Dekil :D

16.00 WIB - 24.00 WIB (29 Juni)

Saat kami siap bergegas untuk ke tempat nobar, mendadak turunlah air dengan derasnya dari langit. Dengan spontan, Mr.Ade Truna memutuskan untuk membeli jas hujan karena kebetulan dia juga pengen beli jas hujan yang baru. Sekitar sepuluh menit berputar-putar, kami akhirnya menemukan lapak penjual jas hujan yang penjualnya geulis dan ramah. Secara spontan pula Mrs.Nchie Hanie ikutan juga pengen beli jas hujan baru…hehehe. Setelah selesai membeli jas hujan, secara ajaib mendadak hujan deras tadi berhenti sekejap…hehehehe, Kami pun tersenyum geli mengalami kejadian ini.

Gue pun akhirnya menjadi ‘tukang ojek’ dadakan dinavigatori oleh Mrs.Nchie Hanie menuju tempat acara nobar. Seusai hujan deras tadi, jalanan kota Bandung sedikit macet, dengan gaya ngojek ala Marco Simoncelli jadilah gue meliuk-liuk di antara kemacetan menuju Ciwalk yang menjadi tempat nobar nanti.

Akhirnya tibalah gue di Ciwalk. Sesampainya disana gue menunggu cukup lama, sekitar sejam lebih menantikan peserta nobar lainnya. Ternyata ada cukup banyak peserta nobar yang hadir, ada sekitar 20 puluhan. Dan yang mengejutkan ada beberapa tokoh onliner Bandung yang juga turut hadir disana, yakni Pak Eri, Bang Aswi, dan tante Alaika. Benar-benar kopdar tak terduga, tanpa modus ingin dapat goody bag atau hadiah live tweet :D

Kami akhirnya mendapatkan tiket nonton jama 9 malam, yang berarti harus menanti sekitar dua jam lagi untuk menonton. Akhirnya peserta nobar berkumpul bersama di salah satu food court di area Ciwalk. Disitu kami saling bercerita dan bersendau gurau. Ternyata tak jauh dari tempat kami berkumpul ada konser yang asyik menampikan Audrey dan Gamaliel sebagai bintang utamanya. Jadilah gue ke sana bersama salah saeorang peserta kopdar menyaksikan konser yang seru tersebut.

Karena keasyikan nonton konser, saya sempat tertinggal untuk menonton ke dalam theatre. Gue pun nyelonong ke dalam theatre melewati petugas penjaga karcis..hehehe. Di dalam Theatre gue dan peserta nobar menonton film ‘Man of Steel’ alias filma Superman (yang sudah saya tonton sebelumnya di Jakarta).

Pemantasan film selesai jam 11 malam lewat. Gue masih bingung mencari tempat menginap karena semua hotel yang ada di pusat kota terisi penuh. Beruntung kang Ade Truna memberi ide agar saya menginap di kawasan Braga, dan dengan baik hati kang Ade Truna mengantarkan saya ke salah satu tempat penginapan di Jalan Braga Bandung.

Sehari penuh yang indah di kota Bandung…

Bersambung…


TAGS Kopdar Gaul


-

Author

Follow Me